Humasmtsn2mksr — Semangat menghadirkan pendidikan yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter semakin diperkuat di Kompleks Madrasah Terpadu Al-Hidayah. Hal tersebut ditandai dengan peresmian Taman Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Madrasah Unggulan Terpadu yang menjadi hasil kolaborasi MTsN 2 Kota Makassar, MIN 2 Kota Makassar, dan MAN 3 Kota Makassar.

Taman KBC tersebut diresmikan oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Republik Indonesia, Hj. Helmi Nasaruddin Umar, yang hadir mewakili Menteri Agama Republik Indonesia (Senin, 24/8/26). Dalam kesempatan tersebut, Hj. Helmi didampingi Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama RI, H. Muh. Zain.
Peresmian ini menjadi momentum penting bagi tiga madrasah yang berada dalam satu kawasan untuk memperkuat sinergi dalam membangun lingkungan pendidikan yang nyaman, inspiratif, dan sarat dengan nilai-nilai cinta. Taman KBC diharapkan tidak hanya menjadi ruang hijau untuk memperindah lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan interaksi bagi peserta didik.
Kurikulum Berbasis Cinta menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan pendidikan yang menempatkan nilai kasih sayang, kepedulian, penghargaan, dan kebersamaan sebagai bagian penting dalam proses pendidikan. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi juga diwujudkan melalui budaya dan lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Hj. Helmi Nasaruddin Umar menyampaikan harapan agar keberadaan Taman KBC dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga madrasah. Menurutnya, lingkungan pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk karakter peserta didik sehingga harus mampu memberikan suasana yang nyaman sekaligus menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak.
Ia berharap Taman KBC dapat menjadi tempat yang menghadirkan kebahagiaan dan menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap sesama maupun lingkungan.
“Semoga taman ini tidak hanya menjadi tempat yang indah, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan cinta, kepedulian, kebersamaan, dan akhlak mulia pada diri anak-anak kita,” harap Hj. Helmi.
Lebih lanjut, Hj. Helmi juga mengapresiasi kolaborasi yang dibangun oleh MTsN 2 Kota Makassar, MIN 2 Kota Makassar, dan MAN 3 Kota Makassar. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai program bersama yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Kota Makassar, Kamaluddin menyampaikan bahwa kehadiran Taman KBC merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara nyata. Menurutnya, KBC tidak boleh berhenti sebagai konsep dalam dokumen pembelajaran, tetapi harus hadir dalam kehidupan sehari-hari warga madrasah.
“Kami berharap Taman KBC ini tidak hanya menjadi taman yang indah secara fisik, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi peserta didik. Di tempat ini anak-anak dapat belajar, berinteraksi, berdiskusi, sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT, sesama manusia, ilmu pengetahuan, dan lingkungan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan MIN 2 Kota Makassar dan MAN 3 Kota Makassar menjadi kekuatan tersendiri dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang saling mendukung.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa membangun pendidikan yang berkualitas membutuhkan kebersamaan. Kami berharap Taman KBC dapat menjadi simbol sinergi tiga madrasah dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang ramah, nyaman, dan penuh nilai-nilai kebaikan,” tambahnya.







